Sabtu, 29 November 2014

30 November 2014

30 November 2014Sebenernya sekarang gue harusnya ke Al-Azhar ( Manasik ) , tapi ga tau kenapa jadi males kesana . ya begitulah gue penyakit malas nya itu udh akut , kalo ga mood ya ga mood . O iya gue mau cerita ni, kemarin gue ke acara Muslimah Festival di UI Depok FISIP . Dari rumah jam 6.30 dan Alhamdulillah bayar busway 2000 ya karna belum jam 7.00 , hheeee …..Gue janjian sama Nisia and Kiki di Stasiun UI , nah untuk sampai disanan gue naik busway ke arah BPKP terus transit ke arah Manggarai , nah dari Halte busway manggarai gue harus jalan kaki ke arah stasiun manggarai sekitar 10 menit ke sana. Setelah gue sampai di Stasiun gue segera ke Loket untuk arah ke UI dengan harga 8000 , 3000 untuk ke UI sedangkan 5000 itu untuk jaminan kartu . Setelah dapat kartunya gue langsung ke pintu masuk , di tempelkan kartu itu , tapi gue malah salah posisi diri . hhhaa .            Setelah masuk gue ke peron 6 , untung dari SMK gue suka ke arah Bogor sama nisa , jadi kalo pergi sendiri ga canggung lagi , Alhamdulilah J . Ya ga terlalu lama gue nungguin kereta , masuklah gue ke kereta khusus untuk perempuan . Di kereta itu ada tempat khusus perempuan ada di bagian depan sama belakang kereta , sebenarnya lebih nyaman gerbong khusus untuk wanita karna tak harus khawatir bersentuhan dengan laki-laki . Alhamdulillah gue dapat tempat duduk , nah di dalam kereta gue ngeliat orang-orang dari beragam , muka ( yaiiyalah muka beda masa sama semua , hahahh ) , fashion , muda dan tua , etnis, dari situ gue terinspirasi untuk buat cerita , memang ya kalo kita ingin mendapatkan inspirasi kita harus keluar dari zona nyaman kita , agar kita mengetahui apa yang belum di ketahui. Sekitar 20 menit gue udah sampai Stasiun UI , tapi temen-temen gue belum sampai juga. Sekitar 10 menit gue nunggu, tapi koq belum datang-datang, gue telepon lah si kiki dan dia masih di Tanjung barat , tenanglah gue, kalo dia dikit lagi sampai.
Mungkin 5 menitan kiki , nisia dan sri datang , segerahlah kami keluar dari Stasiun dan menuju UI . Sebenernya sih ga tau tempat acara nya , untung nya ada petunjuk dan nanya-nanya juga sih sama orang disana ruang Auditorium FISIP dimana . Dan akhirnya ketemu dah tuh Ruang Auditorium FISIP. Setelah sampai di ruangan kami registrasi dan mendapatkan snack (air mineral , bolu, pastel dan satu lagi ga tau nama nya apa ) , majalah UMMI edisi Mei dan kaos kaki soka (lumayan dapat kaos kaki, soalnya kaos kaki yang lama udh pada kendor , hiikks L) duduk lah gue di deket colokan kabel , biar bisa ngecharge , hheee .
 Ga terlalu lama buat nunggu acara di mulai . Acara di mulai dengan Tema “ Pra Nikah” , hayooo siapa yang udah siap nikah ??????Pembicara dari tema ini ada Ustad Riza dan Ustadz Lulu , masya Allah ya ada 2 orang pemateri yang sebelumnya ga pernah gue temui secara langsung. Nah dari ke dua pemateri di bacakanlah biografi mereka , dan yang g ague sangka , ternyata ustadz Lulu itu lulusan Al-Aqidah Jakarta , di mana al-aqidah itu ada kaitannya dengan STAIINDO (tempat kuliah gue ). Pembicaraan dimulai oleh Ustad Riza dan ditambahkan oleh Ustadz Lulu . Isi dari materi Pra-Nikah :1.      Sistem Pra-nikah harus suci makrsud nya ketika kita Taa’ruf jangan sampai kita berkhalwat dan sejenisnya
2.      Sucikan Niat , niat kita harus suci yaitu karna Allah , jangan ada niat nikah karna suatu hal selain dari Allah
3.      Harus ada Wasilah, ada orang penghubung untuk pembicaraan kita yang sudah di percayai antar ke 2 belah pihak
4.      Libatkan Allah , Gunakanlah CINTA SEGITIGA (Aku, Kamu dan Allah )
5.       Libatkan Orang tua terutama ibu karna doa ibu itu manjur untuk anak-anaknya .
Pernikahan itu tidak hanya mempertemukan 2 kemaluan , namun lebih kepada beribadah kepada Allah . di dalam masa Ta’aruf kita harus menanyakan sedetail-detailnya kepada calon pasangan. Salah satunya sudah hafal juz berapa (kepada calon suami) karna jika kita tidak menanyakan dan dia hanya hafal trikul , maka siap-siaplah kita akan di imami hanya dengan bacaan itu saja . dan di dalam masa ta’aruf kita harus memberikan informasi kekurangan kita kepada calon pasangan kita , agar nantinya di dalam Rumah Tangga tersebut bisa siap diri akan kekurangan dan menutupi kekurangan di dalam Rumah Tangga tersebut. Sebaik-baiknya wanita adalah yang murah maharnya .Dari pembicaraan tersebut subhanallah , bisa menambah ilmu pernikahan dan menambah kesiapan untuk menuju ke pernikahan. Walaupun saat ini belum ada laki-laki yang mengajak gue Ta’aruf, tapi setidaknya sudah ada ilmu tentang pernikahan , hhhheeee….Setelah sesi pertama “Pra-Nikah” selesai , di lanjut dengan Sesi “ Pendidikan dan Karir” yang di isi oleh ka Fika dan ka Vidi Aldiano . Subhanallah dari 2 Pembicara ini sangat menginspirasi sekali. Mereka tetep focus dengan pendidikan namu tak tertinggal dengan karir nya . Apalagi ka Vidi dapat gelar Cumlaude di Manchaster …..Bener – bener buat gue iri dengan cara dia berpikir dan mendapatkan apa yang dia mau .Ganteng iya , punya suara bagus iya , pinter iya juga dan Insya Allah sholeh juga sungguh perfect.Pengen banget bisa rajin belajar tapi susah banget , apalagi gue kerja sebenarnya sih ga ada ya alasan untuk ga belajar , tapi gue orangnya gampang ga focus jadi kalo focus harus bener-bener dan sekali ada kejadian yang lain ya gitu fokusnya hilang….x

x